[ ]
Latest News Updates

Tampilkan postingan dengan label Kontroversi. Tampilkan semua postingan

By Admin | Selasa, 10 Desember 2013 | Posted in | With 0 comments

Pihak Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur, mengakui bahwa dalam ospek yang diikuti mahasiswa baru (maba) telah terjadi kekerasan seksual. Hal itu terlihat dari beberapa foto yang beredar di media sosial dan pengakuan para saksi.

"Kalau dilihat dari foto-foto yang beredar di media sosial, dan pengakuan para saksi, memang ada kekerasan mengarah seksual saat ospek berlangsung. Tapi yang banyak tahu pihak jurusan, yang bersentuhan langsung dengan kegiatan itu," kata Wakil Rektor I Wayan Mundra ditemui wartawan seusai menemui para pedemo di depan pintu masuk ITN, Senin (9/12/2013).

Namun Wayan mengaku, pihaknya hingga kini masih belum melihat secara jelas semua foto yang beredar di media sosial. "Tapi, kita sudah menjatuhkan sanksi kepada puluhan mahasiswa yang jadi panitia ospek," katanya.

Sanksinya bermacam-macam, kata Wayan. Ada yang dikeluarkan, ada yang dihapus mata kuliah, atau harus mengulangi mata kuliah lagi. "Pihak jurusan yang lebih banyak tahu. Sekarang kami baru tahu lebih detail jenis kegiatannya," kilahnya.

Kegiatan seperti itu, katanya, ditangani langsung oleh pihak jurusan Planologi. Pihak jurusan yang bertanggung jawab. "Yang jelas, jika ada pemberian minum satu botol untuk 114 orang itu sangat tidak wajar," tegasnya.

Sebenarnya, ospek tersebut digelar setelah pasca-kehidupan kampus. "Tujuan utamanya ialah agar mahasiswa paham betul jurusan yang ditempuhnya. Tidak ada perpeloncoan dalam ospek. Kita tegas melarangnya," kata Wayan.

Pihak jurusan, ujar Wayan, sudah memberi izin soal lokasi ospek, yakni di Goa China, Sumbermajing Wetan, Kabupaten Malang, sementara rektorat yang mengikuti jurusan. "Tanda tangan izin lokasi ditandatangani oleh pihak jurusan dan dekan," ungkap Wayan.
sumber : http://www.tribunnews.com/regional/2013/12/09/wakil-rektor-itn-malang-akui-ada-kekerasan-seksual-saat-ospek

By Admin | Senin, 09 Desember 2013 | Posted in | With 0 comments

Surat terbuka untuk bapak KAPOLRI, ayahanda tercinta Jendral Sutarman.
Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. Semoga ayahanda selalu dalam hidayah dan berkah Allah bersama keluarga dan keluarga besar POLRI...aamiin. Sejak ayahanda membolehkan muslimat polisi berjilbab, suka cita, ucapan Alhamdulillah, sujud syukur, pujian dan doa untuk ayahanda dipanjatkan. Lalu kenapa dicabut dan ditunda lagi ayahanda. Ayah, hidup kita tidak lama di dunia sebentar ini, jabatan yg Allah amanahkan untuk ayah akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak, keputusan ayah membolehkan jilbab adalah keputusan sangat bijak dan tepat. Dan berita gembira untuk ayahanda, bukan hanya sebagai Pelopor Jilbab yg akan dikenang sejarah walaupun ayah sudah wafat tetapi bernilai amal jariyah yg mengalir terus menerus sebanyak muslimat polisi mengenakannya. Allah berfirman, "Barang siapa memberi keputusan atau kebiasaan yg baik, lalu banyak yg mengikutinya maka sebanyak itu ganjaran mengalir Allah berikan kepadanya, tetapi sebaliknya barang siapa membuat keputusan atau kebiasaan buruk, lalu banyak yg mengikutinya maka sebanyak itu dosa yg ditimpakan kepadanya (QS An Nisa 85). Ayah, kalau memang belum dibuat aturan hukum bakunya, jangan diperintahkan untuk menanggalkan jilbab bg muslimat polisi yg sudah berjilbab, apalagi sampai memecat mereka, terlalu besar RESIKONYA DI AKHIRAT KELAK. Sayangilah muslimat POLRI ayah, mereka juga putri putri ayah. Buatlah sejarah yg indah mengesankan, ayah. Hidup ini sebentar ayah. Ayah, jangan ragu ragu, kami sangat mendukung dan mendoakan ayah agar ayah lulus menjaga AMANAH ALLAH, Negeri tercinta ini membutuhkan pemimpin yg sangat takut kepada Allah dan sangat sayang pada rakyatnya. Dari nanda muhammad arifin ilham, seorang anak bangsa yang mencintai ayahanda Sutarman. Mohon doa, dukungan dan sebarkan ini sahabatku tercinta. Allahumma ya Allah berilah hidayahMu untuk para pemimpin negeri yg kami cintai ini...aamiin. Foto da'wah bersama para Jendral di MABES POLRI.

sumber : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10152133842589739&set=a.435861909738.221420.56922759738&type=1

By Admin | Selasa, 03 Desember 2013 | Posted in | With 0 comments

ENTAH kapan mulainya, namun di Indonesia, acara-acara teve, hampir tak pernah jelas—di tahun 2009, ada segerombolan anak-anak remaja bau kencur, pagi-pagi sekali sudah nongkrong di mall-mall yang ada di ibukota. Entah apa mereka mandi ataukah tidak. Entah pula apakah mereka melaksanakan shalat Shubuh ataupun tidak.

Tapi hey, apa yang mereka lakukan di mall pada jam-jam itu ketika anak-anak seusia mereka seharusnya belajar di kelas? Tapi, tampaknya itu pun bukan sesuatu yang penting. Mereka berkumpul di mall, atau di pusat keramaian, menghadiri perhelatan acara-acara musik pagi hari berbagai stasiun televisi swasta. Kemudian, tiba-tiba mereka terkenal dengan sebutan anak-anak ‘alay’.

Acara musik itu tidak hanya satu stasiun saja. Tapi juga hampir semua stasiun televisi yang ada saat ini. Mulai dari pagi buta, sampai menjelang dhuhur. Ini memang imbas dari sebuah acara yang ngetop, karena televisi mempunyai prinsip “Me Too Program.”

Acara-acara musik itu, konon, dibuat untuk segmentasi remaja. Benarkah begitu? Simak coba sebuah keluh-kesah seorang remaja berikut ini: “sebenernya gw nggak suka acara itu abis ditayangkan tiap hari tiap pagi ade gw selalu klik chanel yang isinya acara music. duch.. bikin bete, masa pagi2 acara tiap hari itu… kesannya tiap hari yang gw jalanin seakan2 sama aza tiap pagi di suguhin acara begituan, emak gw aza ampe protes…”

Dampak pada kalangan remaja dari acara-acara seperti ini, yaitu mulai ditemui remaja-remaja yang melakukan imitasi terhadap  budaya pop dan instan, mulai dari gaya rambut, model pakaian, aksesoris, sampai pola hidup dan cara berinteraksi dengan teman sebaya. Hal ini juga ditegaskan oleh pernyataan para remaja bahwa  mereka sangat menyukai budaya pop. Salah satu alasannya adalah keindahan gaya atau style para artis-artis yang tampil, peduli amat apa mereka bisa bernyanyi atau bermusik ataukah tidak.

Islam mengatur setiap aspek dalam kehidupan mulai dari hal-hal yang remeh hingga perkara yang  kompleks. Dari urusan buang air kecil sampai urusan mengatur negara. Dan setiap manusia yang mengaku beragama Islam, ia terikat sepenuhnya kepada seluruh hukum Islam tanpa terkecuali. Tidak dibenarkan baginya menerima dan mengadopsi satu hukum Islam sementara menolak untuk menerapkan hukum yang  lain. Oleh karena itu, dalam memandang permasalahan ini, kita sebagai muslim harus melihatnya dengan sudut pandang Islam—dan agaknya yang belum sampai kepada anak-anak muda Islam kita kebanyakan sekarang ini.

Jika mendengarkan musik  sampai melalaikan shalat, liriknya mengarah pada pemujaan terhadap lawan jenis dan mengandung kemusyrikan, maka aktivitas mendengarkan musik menjadi aktivitas yang  haram. Jadi masalah lain dalam kasus ini adalah jika si remaja juga mulai mengidolakan para penyanyinya hingga semua yang berkaitan dengan mereka diikuti, dari penampilan hingga gaya hidup mereka.

Pertanyaannya, apakah gaya hidup mereka sesuai dengan hukum Islam hingga layak untuk diikuti? Tentu saja jawabannya tidak. Para personel Girl Band misalnya, mereka memakai pakaian-pakaian minim yang memperlihatkan aurat mereka. Setali tiga uang dengan Girl Band, Boy Band pun sama saja. Rata-rata musik mereka menggambarkan gaya hidup remaja yang penuh hura-hura. Tidak layak sedikit pun gaya hidup seperti ini diikuti oleh  kaum muslim, khususnya remaja-remaja muslim.

Dan batas-batas pun diterabas. Acara-acara musik itu tak punya lagi rasa penghormatan terhadap ciptaan Allah SWT. Orang bodoh itu ada sebabnya. Namun, orang berwajah biasa (baca: kampungan dan pas-pasan) tentu karena anugerah dari Allah SWT. Jika bisa meminta, semua manusia yang lahir ke dunia ini diberikan rupa yang cantik dan ganteng secara absolut, diakui oleh semua kalangan. Itu yang tak bisa dipilah oleh para pemandu acara-acara musik itu.

Namun, seperti sebuah acara talk show malam hari yang juga berulang kali dicekal namun kemudian muncul lagi dengan nama lain dan nama yang sama, acara-acara musik ini akan muncul banyak-banyak pula di waktu-waktu mendatang. Jadi, “The Acara Musik Remaja Pagi-Pagi” masih mungkin menghias layar kaca kita. Sebaiknya, mulai dari sekarang, matikan saja atau cari saluran lain yang menyuguhkan berita informatif ketika anak-anak kita asyik menontonnya. [sa/islampos]

sumber : http://www.islampos.com/the-acara-musik-remaja-pagi-pagi-46890/

By Admin | Minggu, 01 Desember 2013 | Posted in | With 0 comments

Pengadilan Sidi Gaber, Alexandria-Mesir, hari ini memutuskan vonis penjara 11 tahun atas 14 orang remaja putri yang tergabung dalam gerakan "7 Pagi" anti kudeta. 14 gadis berusia 14 hingga 18 tahun ini dikenakan tuduhan telah melakukan mobilisasi massa, aksi premanisme dan berafiliasi kepada organisasi terlarang.

Sementara itu Gerakan 7 Pagi dalam pernyataannya melalui laman resmi di jejaring sosial Facebook menyeru rakyat Mesir untuk menggelar "Intifadhah" melawan kudeta militer. Mereka menyatakan sikap arogansi rezim militer sudah melewati batas, melanggar hak-hak kebebasan berpendapat dan mencoreng martabat institusi penegak hukum Mesir karena bekerja untuk kepentingan kudeta.

Mereka juga mengancam otoritas berkuasa untuk kembali menggelar aksi damai yang lebih besar pada 12 Desember mendatang di seluruh wilayah Mesir.

*ajmmisr/Fb/Sinai
Red. Harun AR

sumber : http://www.sinaimesir.net/2013/11/pengadilan-mesir-menetapkan-11-tahun.html

By Admin | Selasa, 26 November 2013 | Posted in | With 0 comments

PERSATUAN ulama dunia – di bawah kepemimpinan Syaikh Dr. Yusuf Qaradhawi – menolak keras adanya laporan terkait tindakan pemerintah Angola yang melarang umat Islam melaksanakan ajaran ibadah mereka dan rencana pemerintah Angola menghancurkan masjid-masjid kaum Muslimin.

Menanggapi hal itu, persatuan ulama dunia mengajak organisasi internasional dan regional untuk membela hak-hak minoritas umat Muslim yang ada di Angola.

Berikut pernyataan resmi Persatuan Ulama Dunia terkait masalah umat Islam di Angola yang ditandatangani langsung oleh Presidennya, Syaikh Dr. Yusuf Qaradhawi:

Segala Puji bagi Allah, Shalawat dan Salam kepada Rasulullah saw, dan keluarganya, serta seluruh pengikutnya.

Telah beredar kabar pada hari ini, 25 November 2013 bahwa pihak berwenang Angola memutuskan untuk melarang agama Islam di wilayahnya dan mencegah umat Islam untuk melaksanakan ritual-ritual keagamaan mereka. Dengan alasan bahwa pemerintah Angola tidak menerima adanya Islam garis Keras di wilayahnya serta Islam dianggap bertentangan dengan budaya Angola. Ditambah lagi pemerintah telah menghancurkan salah satu masjid pada tanggal 17 Oktober lalu di kota madya Viandazhango di Luanda, Ibukota Angola.

Dan para ulama internasional mengutuk keras keputusan ini, yang bertentangan dengan hak asasi manusia yang paling dasar untuk hidup bermartabat, kebebasan beragama, dan bertentangan dengan prinsip-prinsip toleransi serta hidup berdampingan secara damai, terutama di Afrika, yang lebih dari setengah populasi penduduknya adalah umat Islam.

Dengan ini Persatuan Ulama Dunia menyampaikan pernyataan sebagai berikut:

    Meminta kepada pemerintah Angola untuk mencabut kembali keputusannya yang tidak adil ini, dan bersikap adil terhadap minoritas umat Islam, dengan tidak mencampuradukan umat Islam dengan kelompok radikal dan teroris.
    Menyerukan kepada PBB, bidang Hak Asasi Manusia, agar segera melakukan tindakan kongkrit dalam menyelesaikan masalah ini.
    Mengajak kepada persatuan Organisasio-organisasi Islam Dunia, dan Organisasi Islam Afrika dll. untuk sama-sama melakukan tindakan sebagai bentuk solidaritas demi terciptanya suasana damai kembali di Angola.
    Mengajak kepada Pemimpin Negara-Negara di Afrika, dan di Umat Islam di seluruh dunia, agar membantu saudara-saudara mereka yang tertindas karena minoritas, karena seorang mukmin untuk mukmin yang lain seperti sebuah bangunan yang saling mengokohkan.
    Persatuan ulama menegaskan rasa solidaritas dan ukhuwah kepada minoritas umat Islam di Angola, mendo’akan mereka untuk tetap sabar dan dapat mengambil hikmah, dan tidak bersikap keras ataupun radikal.
    Persatuan ulama menolak tindakan radikal dan berlebih-lebihan atas nama Islam, dan mengajak umat Islam untuk melakukan apa yang Allah serukan dalam surat Al-Baqarah “Hai Orang-orang yang beriman masuklah kamu dalam agama Islam secara kaaffah, dan janganlah kalian ikuti langkah-langkah syeitan, sesungguhnya dia adalah musuhmu yang nyata”.

Tertanda
Dr. Yusuf Qaradhawi
Ketua umum Persatuan Ulama Dunia.[Dedih Mulyadi/islampos]

sumber : http://www.islampos.com/persatuan-ulama-dunia-tolak-larangan-islam-di-angola-88011/

By Admin | Senin, 25 November 2013 | Posted in | With 0 comments

Lagi-lagi pemerintahan kudeta Mesir kehilangan akal sehatnya dengan menarik dubesnya dari Turki. Mesir mengalami kegagalan dan kebuntuan diplomatik di tingkat Internasional akibat kudeta yang dilakukan oleh jenderal As-Sisi dengan kelompok yang sehawa nafsu dengannya.

Alasan pemutusan diplomatik sepihak ini hanya dikarenakan pemerintahan kudeta sangat terganggu dengan upaya Turki mengembalikan kedudukan presiden Mursi, dan pembelaan Turki yang sangat besar terhadap rakyat Mesir yang ditindas oleh junta militer. 

Mayoritas rakyat Mesir sangat menyayangkan sikap pemerintahan kudeta terhadap Turki, bahkan pemutusan hubungan diplomatik sampai ke level terendah ini sangat merugikan Mesir. Sejak revolusi 25 januari Turki terus meningkatkan investasinya di Mesir menjadi 3.8 milyar dollar, dan hal ini tentunya meningkatkan lapangan kerja bagi rakyat Mesir sendiri.

Menanggapi hal ini, Presiden Turki Abdullah Gul mengatakan " Kalian memutuskan hubungan dengan Amerika dan Israel jauh lebih baik daripada memutuskan hubungan dengan Turki". PM Turki juga menanggapi dengan santai dengan melambangkan rab'ah dan mengatakan "kami tidak pernah memusuhi rakyat Mesir, namun memusuhi perampas kekuasaan yang sah". 

Selanjutnya Erdogan juga mengambil langkah yang sama seperti yang dilakukan pemerintahan kudeta Mesir dengan memberikan tenggat waktu hingga tanggal 29/11/2013 kepada Duta Besar Mesir.

Turki dibawah kepemimipnan Erdogan selama 10 tahun terakhir, membuat negara itu mengalami kemajuan disegala bidang, ekonomi, militer, teknologi dan lain-lain. Bahkan Turki adalah negara dengan kekuatan militernya nomor 5 di Dunia, Kekuatan militernya juga nomor 2 di Banua Eropa, yang mengalahkan kekuatan militer Prancis, Negara dengan nomor 7 ekonominya termaju dan terbaik du Dunia, Negara yang memberi pinjaman ke Dana Moneter Internasional karena kelebihan kas Negara dan lain-lain.

Reportase dari Sahabat islamedia Cairo, Mesir.
Malim Sempurna
Mahasiswa Pascasarjana AOU-Cairo

sumber : http://www.islamedia.web.id/2013/11/kehabisan-akal-mesir-pulangkan-dubes_25.html

By Admin | Kamis, 21 November 2013 | Posted in | With 0 comments

Penyerangan Militer ke asrama mahasiswa Al-Azhar Mesir dengan menggunakan panser pada Rabu (20/11/2013) dinilai sebagai tindakan penguasa yang sudah kehilangan akal.

Menurut Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP), As-Sisi sebagai pemimpin kudeta harus mempertanggung-jawabkan jatuhnya korban dari kalangan mahasiswa. Karena puluhan mahasiswa terluka, dan satu di antaranya meninggal dunia.

Tindakan membabi-buta militer terhadap mahasiswa adalah pelampiasan kekesalan mereka yang gagal mewujudkan keamanan di Mesir, bahkan mewujudkan keselamatan militer sendiri tidak bisa. Beberapa personil militer menjadi korban serangan di dataran Sinai.

Tidak hanya kepada mahasiswa putra, militer juga menyerang mahasiswi yang sedang demonstrasi dengan konvoi menuju kantor Syeikhul Azhar. Militer menyerang, menembakkan gas air mata, dan menangkap beberapa orang mahasiswi.

Walaupun sangat kejam, tindakan militer ini, menurut FJP, tidak akan mematikan semangat revolusi para mahasiswa. Hal itu bahkan akan semakin menambah semangat dan tekad mereka dalam menuntut keadilan dan kebenaran. [dakwatuna/YL/Islamedia]

sumber : http://www.islamedia.web.id/2013/11/rezim-kudeta-mesir-hilang-akal.html

By Admin | Rabu, 13 November 2013 | Posted in | With 0 comments

Tim pengacara Presiden Mursi mengadakan konferensi pers hari ini, Rabu (13/11/2013). Dalam konferensi ini, disebutkan bahwa Presiden Mursi mengirimkan pesan kepada seluruh rakyat Mesir. Berikut pesan tersebut:

“Rakyat Mesir yang mulia, aku ingin menyampaikan kepada kalian gambaran peristiwa yang terjadi pada tanggal 3 Juli. Peristiwa itu adalah sebuah pengkhianatan kepada rakyat. Apa yang terjadi adalah sebuah kudeta militer.

Kudeta adalah sebuah kejahatan yang melanggar undang-undang dan peraturan dalam menggerakkan militer. Kudeta adalah perbuatan mengkhianati Allah swt. dan Rasul-Nya saat menteri pertahanan melakukan sumpah jabatannya. Kudeta juga perbuatan mengkhianati rakyat, karena telah memecah rakyat Mesir padahal mereka adalah sebuah keluarga.

Mesir tidak akan kembali pulih sebelum semua akibat kudeta dihilangkan; semua orang yang terlibat dalam pembantaian diadili. Mereka harus mendapatkan hukuman qisas yang mendatangkan keridhaan Allah swt.

Sejak tanggal 2 Juli, aku telah diculik di markas paspamres. Kemudian pada tanggal 5 Juli aku dipindahkan secara paksa ke salah satu pangkalan militer. Di tempat itu aku hanya sempat bertemu dengan Katerine Ashton (Uni Eropa), delegasi Uni Afrika, dan delegasi hakim yang melakukan pemeriksaan tapi aku menolak menjawab pertanyaan mereka.

Sejak saat itu aku tidak bertemu dengan siapapun sampai tanggal 4 November ketika aku dibawa ke gedung Akademi Kepolisian. Aku tidak pernah bertemu dengan pimpinan militer, media, dan siapapun. Kalau ada yang mengatakan aku bertemu dengan pihak-pihak tertentu, itu tidak ada buktinya.

Aku memberikan salam hormat yang tulus kepada seluruh rakyat yang telah melakukan perlawanan terhadap kudeta ini. Sampai saat ini mereka masih memperlihatkan keteguhan yang tidak ada duanya di dunia. Walaupun ada juga yang tidak mempercayainya, seperti tidak mempercayai adanya matahari yang bersinar.

Akupun bisa teguh dan sabar karena semangat dari para demonstran di jalanan. Maka, bergabunglah dalam membela hak-hak negeri ini, jangan bergabung dalam membela individu siapapun dia dan apapun kedudukannya.

Masa kekuasaan kudeta akan segera berakhir. Pemerintahan kudeta mulai roboh. Roboh karena keteguhan rakyat Mesir. Aku turut mendukung para syuhada dan keluarganya. Aku pastikan, darah mereka tidak akan hilang sia-sia. Darah merekalah yang telah melukis jalan bagi negeri ini.” (msa/dakwatuna/islammemo)

http://muslimina.blogspot.com/2013/11/presiden-mursi-kudeta-akan-segera.html

By Admin | Selasa, 12 November 2013 | Posted in | With 0 comments



Sebanyak 24 pekerja DHL Express, Amerika Serikat, dipecat karena menunaikan Sholat Magrib.

Dikutip dari USA Today, kronologi pemecatan tersebut berawal dari adanya upaya pelaksanaan Sholat Magrib berjamaah pada jam kerja.

Pada 9 Oktober 2013 malam, terdapat 24 pekerja DHL yang berhenti bekerja pada sekitar pukul 7.24 di salah satu kantor DHL Express di Global Mail, Hebron, Kentucky Utara. Di salah satu sudut ruangan, mereka mulai melakukan sholat berjamaah dimana pria dipisah dengan perempuan. 

Pengawas kemudian memanggil tiga karyawan DHL Muslim tersebut ke kantor dan menyuruh mereka untuk menunggu, ujar pekerja.

Berdasarkan laporan kepolisian,  pengawas kemudian menelepon kantor polisi setempat dan meminta petugas untuk ke kantor DHL agar para pekerja bisa meninggalkan kantor tanpa adanya pengrusakan usai adanya pemecatan. 

Shahira Abdullah (21 tahun) mengaku, tidak memiliki pilihan lain untuk menghentikan pekerjaannya dan menjalankan Sholat Maghrib secara diam-diam. 

Untuk pekerja dengan shift mulai jam 18.00 sore, pengawas mengungkapkan, Muslim tidak bisa berhenti bekerja hingga pukul 20.00 malam. Akan tetapi, berdasarkan versi pekerja yang dipecat, pekerja non-Muslim dibiarkan berhenti bekerja untuk istirahat dan menghisap rokok. 

Pekerja Muslim DHL, di Hebron, telah meminta kebijakan kepada perusahaan untuk mengizinkan mereka menunaikan sholat. Ada jeda 15 menit untuk pergantian shift pertama dimulai. 

Sementara, shift berikutnya, untuk penyortir surat di gudang DHL, memiliki 30 menit istirahat makan siang disela empat jam waktu kerja dan terdapat 15 menit istirahat tambahan usai dua jam waktu makan siang.[ROL/YL/IM] 

sumber : http://www.islamedia.web.id/2013/11/gara-gara-sholat-maghrib-dhl-amerika.html#.UoLoXLiOs8M.facebook

By Admin | Minggu, 06 Oktober 2013 | Posted in | With 0 comments


Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran Bandung, Prof Romli Atmasasmita melihat ada kerancuan dalam surat dakwaan mantan presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq.

Dalam surat dakwaan yang dibuat KPK, ada kerancuan tentang posisi Luthfi karena disebut sebagai Presiden PKS yang berupaya memengaruhi Menteri Pertanian, Suswono untuk mengubah kuota impor daging sapi. Menurutnya, tidak ada ketentuan dalam UU Pemberantasan Korupsi tentang memperdagangkan pengaruh. Selain itu, unsur memperdagangkan pengaruh yang ditudukan kepada Luthfi sebenarnya belum diatur dalam pasal-pasar di Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Karenanya, kasus suap dalam pengurusan kuota impor daging sapi yang bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK dinilai lemah dari sisi korupsi.

"Jadi kalau kasus Luthfi itu trading influences, di mana nyambungnya? Kalau Luthfi dapat uang dari Fathanah, itu pun paling jauh kena gratifikasi," ulas Romli dalam sebuah diskusi bertema 'Mengkritisi Kasus Suap Impor Sapi' yang digelar di JW Luwansa Hotel Jakarta, Sabtu (5/10).

Romli mengatakan, kasus suap dalam UU Tipikor selalu menyangkut penyelenggara negara. Namun, Luthfi dalam surat dakwaan justru disebut sebagai Presiden PKS. Padahal, pihak yang bisa membuat kebijakan tentang kuota impor daging sapi adalah Mentan. Namun, Suswono sudah menyatakan tidak ada perubahan kuota impor termasuk untuk PT Indoguna Utama. 

"Pertanyaannya sampai atau tidak (uang suap) ke Mentan? Trading influences belum diatur. Kecuali memang ada bukti bahwa uang itu untuk mempengaruhi kebijakan," lanjutnya.

Mantan Dirjen Administrasi Hukum Umum di Kementerian Hukum dan HAM itu juga menilai, sebenarnya jerat korupsi untuk Ahmad Fathanah juga lemah. Sebab, Fathanah hanya sebagai perantara. Romli menegaskan, perantara tidak diatur dalam Konvensi PBB Tentang Antikorupsi (United Nations Convention against Corruption/UNCAC). Meski Indonesia sudah meratifikasi UNCAC, namun pasal jual beli pengaruh maupun peran perantara juga tidak ada diatur dalam UU Tipikor.

"Kasus Luthfi nggak masuk soal trading influences. Ini perluasan pasal 55 ayat (1) ke KUHP (perbuatan turut serta, red)," tegas Romli.

Ketika ditanya terkait dakwaan tentang pencucian uang, Romli berkata harus ada pembuktian kejahatan korupsinya terlebih dulu, baru digunakan pasal pencucian uangnya. "Saya sependapat dengan Andi Hamzah (pakar hukum pidana). Bagaimana mau cuci baju kalau bajunya saja belum ada?" kata Romli membuat perumpamaan.

Karenanya ia mengaku heran dengan langkah KPK yang cekatan menjerat Luthfi setelah menangkap Fathanah. "Memang ada kecerobohan KPK yang biasanya hati-hati, kenapa terburu-buru?" katanya mengakhiri.
Redaktur : Karta Raharja Ucu

http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/13/10/05/mu7elw-kpk-dinilai-ceroboh-tangani-kasus-suap-impor-daging-sapi

By Admin | | Posted in | With 0 comments



Sebanyak 80 orang gugur, 209 terluka, 350 lebih ditangkap dalam demonstrasi damai antikudeta di seantero Mesir, 6 Oktober 2013.

Pengamat mengatakan, Partai An-Nur menyalahkan pendukung antikudeta yang berdemo di bulan Haram. Tapi ia tak menyalahkan Jenderal As-Sisi yang memberikan kebebasan kepada setiap tentara di lapangan untuk membunuh demonstran damai.

Di Tahrir, Salafy Hizb An-Nur sangat toleran dengan tarian, joget massal, dan mabuk-mabukan para demonstran pendukung kudeta. Sementara di pinggir Tahrir dekat Kornesh Nil, 20 demonstran gugur. Namun Salafy An-Nur sama sekali tak trenyuh.

As-Sisi semakin percaya diri, setelah 3 hari lalu mendapatkan jaminan dari jenderal-jenderal AS dan Kepala Hubungan LN Eropa, dimana As-Sisi tidak akan dibawa ke mahkamah International.

Dalam pertemuan dengan As-Sisi diberi perintah dari jenderal-jenderal yang dekat dengan Yahudi, untuk melakukan pembersihan terhadap anasir-anasir Ikhwan yang ada di militer. Karena menurut AS, anasir-anasir Ikhwan di militer adalah kejahatan yang harus ditumpas.


Redaktur: Shabra Syatila 

sumber : http://news.fimadani.com/read/2013/10/07/mesir-berdarah-lagi-80-orang-meninggal-dan-209-terluka/

By Admin | Selasa, 01 Oktober 2013 | Posted in | With 0 comments

Massa Ikhwanul Muslimin pendukung presiden terguling Muhammad Mursi, Selasa (1/10) malam waktu setempat, pertama kali mencapai Bundaran Tahrir, ikon revolusi Mesir di pusat kota Kairo.

Sekitar pukul 20.00 waktu setempat saat Antara melewati Bundaran Tahri hendak menghadiri Resesi Diplomatik di KBRI Kairo, pengunjuk rasa sudah mulai berkumpul di alun-alun pinggiran Sungai Nil itu. Beberapa bus pengangkut pasukan polisi anti huru hara tampak diparkir di seputar Bundaran Tahrir.

Sekitar pukul 21.00 sempat terjadi aksi dorong dan saling lempar batu antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan. Namun hingga berita ini dikirim, belum ada laporan jatuh korban dalam bentrokan tersebut.

Bundaran Tahrir sebelumnya dikuasai oposisi anti Ikhwanul Mulimin. Bundaran tersebut menjadi simbol pelengseran Mursi pada 3 juli 2013 dan penumbangan rezim Hosni Hosni Mubarak pada 2011.

Sejak dibubaran paksa oleh aparat keamanan dalam aksi duduk di Bundaran Rabiah Adawiyah di Kairo Timur dan Bundaran Al Nahdhah di Giza di Kairo Barat pada pertengahan Agustus lalu, pendukung Mursi terus berunjuk rasa di beberapa tempat di Kairo dan sejumlah provinsi untuk menentang kudeta.

Sementara itu, di sekolah dan kampus-kampus universitas belakangan ini juga terjadi bentrokan antar mahasiswa pendukung Mursi dan pendukung kudeta.
sumber : http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/13/10/02/mu0hgg-pendukung-mursi-pertama-kali-capai-bundaran-tahrir

By Admin | Senin, 23 September 2013 | Posted in | With 0 comments



Gelombang demonstrasi menentang kudeta militer terhadap pemerintahan Mursi kembali mengguncang Mesir pada Jumat kemaren. Kali ini demonstrasi yang digelar di seluruh provinsi negara tersebut mengusung slogan "Jumat kesetiaan bagi para syuhada" untuk mengenang sebulan peristiwa pembantaian di medan Rabia dan Nahdhah. Lautan manusia yang turun berdemonstrasi membuat pusing kaum sekuler dan para pendukung kudeta. 

Hasyim Manna, reporter chanel Dream yang berhaluan sekuler dan memusuhi gerakan Islam melaporkan langsung dari lapangan istana Itihadiyah dan memperlihatkan kekagetannya dengan besarnya massa yang turun berdemonstrasi di depan istana kepresidenan Mesir. Bahkan reporter tersebut menjelaskan bahwa pandangan kasat mata tidak dapat melihat ujung arus massa yang berdemonstrasi karena panjang dan besarya. Hal itu diperkuat oleh kamera yang merekam dari jarak dekat. 

Pembawa acara program ini akhirnya terpaksa memotong laporan sang reporter saat dia secara terang-terangan dan berat hati mengakui bahwa pengerahan massa yang dia saksikan pada Jumat kemarin cukup berhasil. 

Demikian pula halnya di chanel An-Nahar, reporter televisi tersebut melaporkan besarnya jumlah peserta demonstrasi di tempat lain, sementara sang pembawa acara, Mahmud Saad, tokoh media yang dikenal sebagai pendukung kudeta tampak lesu mendengarkannya. Reporter berusaha menjelaskan kepada pemirsa bahwa jumlah peserta demonstrasi terbatas, namun dia juga mengakui bahwa jumlahnya memang banyak. (almoslim/ak)

sumber : http://www.islamedia.web.id/2013/09/besarnya-demonstran-anti-kudeta-di.html#.UkEcIvdbcqo.facebook

By Admin | | Posted in | With 0 comments

Pengadilan Mesir secara resmi telah melarang kelompok Ikhwanul Muslimin dan memerintahkan asetnya disita dalam eskalasi dramatis berupa tindakan keras oleh pemerintah kudeta yang didukung militer terhadap pendukung presiden terpilih DR Muhammad Mursi.

Televisi pemerintah Mesir mengatakan, pengadilan mengeluarkan putusan pada Senin 23 September 2013.

Ikhwanul Muslimin pernah dilarang untuk sebagian besar aktivitasnya selama 85 tahun usia yang ada. Namun setelah 2011, saat penggulingan diktator Husni Mubarak, Ikhwan diperbolehkan untuk bekerja secara terbuka, membentuk sebuah partai politik dan naik ke tampuk kekuasaan dalam serangkaian pemilu pasca-Mubarak. Pada bulan Maret, ia terdaftar sebagai organisasi non-pemerintah yang diakui.

Pemerintah yang didukung militer melancarkan tindakan keras terberat dalam beberapa dekade pada kelompok Islam, yang disebut memiliki satu juta anggota itu. Pasukan keamanan membunuh ribuan pendukung dan menahan ribuan lainnya sejak Mursi dikudeta oleh tentara pada 3 Juli setelah protes massal terhadap pemerintahannya.

Keputusan tersebut, yang dapat diajukan banding, membuka pintu bagi pihak berwenang untuk melacak jaringan kelompok tersebut yang memiliki banyak lembaga pelayanan sosial.

Mursi yang memiliki hubungan baik dengan Hamas banyak memberikan pengaruh terhadap sekitar 1,8 juta warga Palestina di Gaza yang bertahun-tahun hidup dalam pengepungan Israel.  salah satu bantuan yang memberikan kelegaan bagi warga Gaza adalah dibukanya kembali perbatasan Mesir-Gaza, Rafah, selebar-lebarnya tanpa ada jam tutup.  Berbeda dengan era Mubarak yang memberlakukan pembatasan ketat.

Sebelumnya, seorang pengacara mengajukan gugatan pembubaran Ikhwan dengan menuduh  lembaga itu telah ditetapkan melanggar hukum, Anadolu Agency melaporkan, Ahad 22 September. Dia juga menuntut penyitaan dana dan kantor pusat Ikhwanul Muslimin.

Ikhwanul Muslimin Society terdaftar sebagai sebuah LSM pada bulan Maret 2013, dengan mantan pemimpin tertinggi Mahdi Akef sebagai ketua. Akef saat ini di penjara atas tuduhan menghasut kekerasan.

Otoritas Komisaris Negara Mesir, badan peradilan yang bertugas dalam administrasi negara, merekomendasikan pembubaran Ikhwanul Muslimin dan penutupan kantor pusatnya di Kairo. Otoritas itu juga menyerukan putusan pengadilan untuk mencabut pendaftaran Jamaah Ikhwanul Muslim.

Rekomendasi yang dikeluarkan oleh Otoritas Komisaris Negara tidak mengikat, meskipun pengadilan Mesir dalam beberapa tahun terakhir secara konsisten mengadopsi mereka.

Ratusan tokoh terkemuka Ikhwanul Muslimin dan FJP telah ditahan dengan tuduhan yang berbeda, sebagian besar dengan tuduhan menghasut kekerasan, karena militer Mesir menggulingkan presiden terpilih Muhammad Mursi pada 3 Juli.

Pembubaran Ikhwan juga akan berpengaruh pada krisis di Gaza yang sampai saat ini semakin memburuk setelah pemerintahan sementara Mesir kembali melakukan pengetatan perbatasan Rafah, di mana persimpangan ini hanya dibuka empat jam setiap hari dengan hanya orang yang memiliki paspor internasional yang bisa melewati Rafah.

Mahasiswa Ikhwan seru Pembangkangan Sipil Nasional

Sementara itu, para mahasiswa pendukung Ikhwanul Muslimin yang sudah mulai masuk kampus, menyiapkan aksi “pembangkangan sipil nasional” pada Ahad.

“Kami telah memulai kegiatan di dalam universitas menyambut mahasiswa baru,” kata Abdel Maqsood Sohayb, Juru Bicara Mahasiswa Ikhwanul Muslimin. “Kami mempersiapkan diri untuk awal yang kuat, bersama-sama dengan seruan untuk pembangkangan sipil nasional.”

“Kami berusaha untuk membuat perguruan tinggi menjadi duri baru di belakang kudeta militer,” kata Abdel Maqsood .

Abdel Maqsood mengatakan bahwa siswa di setiap universitas akan menyepakati langkah-langkah yang tepat untuk mengekspresikan oposisi mereka terhadap apa yang dia sebut sebagai “kudeta militer berdarah” terhadap Mursi, yang menurutnya adalah kemunduran dari Revolusi 25 Januari.

sumber : http://news.fimadani.com/read/2013/09/23/hari-senin-ini-ikhwanul-muslimin-mesir-resmi-dibubarkan/

By Admin | Kamis, 05 September 2013 | Posted in | With 0 comments

Pada Acara ILC-nya Karni Ilyas tadi malam, 3/9, Prof. Romli Atmasasmita kembali angkat bicara. Sama seperti yang lalu-lalu, pendapatnya mengenai kasus suap yang melibatkan sejumlah Politisi PKS berbeda dari kebanyakan. Akibatnya banyak pihak merendahkannya. Namun sebagai Guru Besar Hukum yang ikut menyempurnakan UU RI No. 31/1999 Tentang Tipikor, mau tak mau pendapatnya selalu bernilai lebih. Boleh saja semua orang bertepuk tangan atas kehebatan KPK mengusut kasus suap impor daging sapi, tetapi jika Prof Romli tertunduk dengan kekecewaan, semua dukungan itu menjadi hambar.

Menurut Prof Romli, tidak ada pasal-pasal dalam UU Tipikor yang dapat digunakan untuk menjerat LHI dan Ahmad Fatonah dalam kasus suap kuota impor daging. “UU Tipikor hanya dapat digunakan untuk menjerat penyelenggara negara, menyangkut kerugian negara yang dipercayakan pada jabatannya itu. Ada buktinya, ada tempat kejadiannya!” demikian Prof. Romli.

Bukan berarti Prof Romli menjamin tak ada pelanggaran hukum dalam kasus itu. Menilik fakta-fakta yang terungkap sejauh ini, pelanggaran hukum itu pasti ada, tetapi bukan domain KPK. Melainkan institusi hukum yang lain. Boleh jadi pelanggaran terhadap UU Kepabeanan atau Perdagangan. Sebab tuduhan korupsi atau suap yang kemudian diikuti dengan pasal TPPU menuntut dipenuhinya syarat fundamental, “UU Tipikor itu hanya bisa digunakan untuk menjerat penyelenggara negara yang korupsi pada jabatannya. Ada kejahatan pokoknya, ada buktinya dan tempat kejadiannya. Anggaran apa yang dikorupsi dan berapa besarannya. Jika menyangkut tuduhan suap, harus jelas siapa yang menyuap dan siapa yang disuap, kemudian ditemukan bukti pengaruh suap itu. Nah, dalam kasus yang menghebohkan ini, semuanya serba tidak jelas, bukan?”

Pada kesempatan lain Prof Romli berkata bahwa UU Tipikor itu dirancang sangat keras, karena itu diperlukan kehati-hatian dalam penerapannya, agar terhindar dari penyalahgunaan. Sebagai contoh, kalangan swasta tidak bisa dijerat dengan UU Tipikor kecuali sebagai pelaku ikutan, yaitu terbukti bekerjasama dengan penyelenggara negara melakukan korupsi.

Merujuk keprihatinan Prof Romli, bisa saja LHI maupun Ahmad Fatonah diadili dan dijatuhi sanksi di Pengadilan Tipikor, tetapi bukan berdasarkan UU Tipikor. “KPK ceroboh dalam hal ini. Terlalu terburu-buru. Kalau menggunakan UU Tipikor, saya mau lihat sampai kemana…..”

Pada bagian akhir Prof Romli berpesan bahwa hukum hanya bisa ditegakkan dengan prosedur yang benar. Seseorang dapat dituduh melanggar pasal-pasal pidana jika memang telah ada UU mengenai tindak pidana itu. Lha, bagaimana pula menuduh orang melanggar pasal sekian ayat sekian, jika bukunya saja belum ada…

Akibat pendiriannya yang melawan arus itu, banyak pihak mengabaikannya, termasuk Johan Budi mengatakan, “Itu ‘kan interpretasi Prof Romli sendiri, tak ada kewajiban KPK menuruti itu ….” Namun menilik kapasitas Prof Romli sebagai Tim Perumus UU Tipikor, pengalamannya dan pengakuan dunia terhadapnya sebagai pejuang anti-korupsi, sepatutnya pendapat professor ini diperhatikan.

Wallahu a’lam bissowab….
sumber : http://hukum.kompasiana.com/2013/09/04/prof-romli-atmasasmita-sandungan-berat-buat-kpk-dua-589566.html

By Admin | | Posted in | With 0 comments

YOGYAKARTA, Selasa (Electronic Intifada): Pengetatan kembali kepungan terhadap Jalur Gaza yang dilakukan rezim militer Mesir mulai dirasakan berat dampaknya oleh warga masyarakat. Kelompok paling rentan adalah para penderita berbagai penyakit. Orang-orang yang hendak pergi untuk berobat ke luar Gaza menjadi sangat menderita. Kementerian Kesehatan Otoritas Palestina secara rutin merekomendasi pasien di Gaza untuk berobat ke rumah sakit-rumah sakit di Mesir atau ‘israel’ karena minimnya fasilitas kesehatan di Gaza.

Bulan Juli, Kantor kemanusiaan dan hak azasi manusia PBB, OCHA melaporkan terdapat 131 pasien dimana 22 di antaranya adalah anak-anak berusia di bawah 17 tahun yang direkomendasi kementerian kesehatan untuk berobat di Mesir. Jumlah ini separuh dari jumlah biasanya.

Sebagaimana telah banyak diberitakan, sejak kembali berkuasa, militer Mesir telah menghancurkan rumah-rumah dan terowongan logistik sepanjang perbatasan Gaza-Mesir. Dalam laporannya tanggal 23 Agustus itu, OCHA juga melaporkan meningkatnya tindak kekerasan ‘israel’ terhadap para nelayan Gaza sampai dua kali lipat selama paruh pertama tahun ini.

Sejak Presiden Mesir terpilih Muhammad Mursi dikudeta pada 3 Juli, otoritas Mesir menutup terminal Rafah yang berbatasan dengan Gaza dalam waktu yang lama. “Rata-rata jumlah orang yang melewati terminal itu pada bulan Juli hanya 540 orang, kurang dari 30% dari jumlah yang melintas pada Juni lalu sebanyak 1.850 orang,” sebut laporan OCHA.

“Terminal itu merupakan pintu keluar masuk yang utama ke Jalur Gaza bagi warga Palestina karena pembatasan yang dilakukan ‘israel’ di penyeberangan Erez.” Mesir membenarkan penutupan terminal Rafah itu dengan berpatokan pada tuduhan-tuduhan palsu dan tak berdasar terhadap rakyat Palestina serta mengklaim bahwa Hamas dan warga Gaza terlibat dalam konflik di Mesir.

Pasien

Pengetatan yang dilakukan Mesir itu tidak dikompensasi dengan kelonggaran perizinan di penyeberangan Erez sehingga pasien terpaksa menunda pengobatannya. Mengajukan izin untuk bepergian lewat penyeberangan Erez saat ini masih sulit dan mengerikan bagi warga Palestina.

“Pasien usia 18-40 tahun, khususnya pria, paling sering diinterogasi oleh keamanan ‘israel’ sebagai bagian dari proses pengajuan izin keluar lewat Erez. Orang yang menemani juga harus mengajukan izin dan diinterogasi juga,” sebut OCHA.

‘Israel’ juga kerap memeras pasien Palestina dengan memintanya menjadi mata-mata kalau mau permohonan izinnya dikabulkan. Selain para pasien, ribuan pelajar dan para turis juga menghadapi penundaan yang lama atau bahkan sama sekali tidak bisa pergi.

Stok Obat Habis

Sejak kudeta militer di Mesir, OCHA melaporkan, Kementerian Kesehatan di Gaza terpaksa membatasi pelayanan X-Ray dan penggunaan obat akibat minimnya stok. Masuknya pasokan lewat terminal Rafah tidak lagi bisa diandalkan. Pada akhir Juli, “Sekitar 27% (128 item) obat-obatan penting tidak ada stoknya di toko obat pusat di Gaza dan 16% (78 item) obat-obatan stoknya menipis (diperkirakan hanya cukup untuk 1-3 bulan).”

OCHA juga menyebutkan, “25% pasokan obat di Gaza biasanya berasal dari atau dikirim lewat Mesir dan melalui penyeberangannya.”

Dua donor utama Mesir, Arab Physicians Union dan the Physicians Syndicate telah diminta menghentikan donasinya ke Gaza mengingat kebutuhan medesak di Mesir. Kedua organisasi ini memainkan peran penting sebagai sumber pasokan barang-barang seperti fasilitas cuci darah, obat-obatan kemoterapi, obat hemofilia, obat untuk pasien gagal ginjal serta perawatan untuk penyakit darah kronis lainnya.

Kesenjangan berkelanjutan atas setiap obat-obatan ini akan segera berdampak negatif terhadap pasien. The Human Appeal International (Uni Emirat Arab) dan Palang Merah Qatar juga memberikan bantuan ke Departemen Kesehatan (Depkes) di Gaza via Rafah tapi menurut keterangan Depkes, baru sekali pengiriman obat-obatan yang diterima sejak 30 Juni lalu.

Pembangunan Berhenti

Mesir telah mengintesifkan upaya penghancuran terowongan-terowongan yang berada di bawah perbatasan Jalur Gaza dan Mesir. Padahal terowongan-terowongan ini merupakan jalur vital bagi perekonomian Gaza. OCHA menyebutkan, akibat blokade ‘israel’, terowongan-terowongan itu masih menjadi jalan utama untuk membawa barang-barang material ke Jalur Gaza.

Bulan Juli, upaya-upaya yang dilakukan Mesir di antaranya, menghancurkan dan membanjiri terowongan, pengerahan pasukan keamanan dan memberlakukan pembatasan akses menuju wilayah terowongan.

OCHA melaporkan, “Federasi Industri Palestina memperkirakan sekitar 1.500 ton bahan material masuk ke Gaza lewat terowongan setiap harinya. Jumlah ini menurun drastis dibandingkan sebelum adanya pembatasan, yakni 7.500 ton sehari. Harga-harga material di pasar lokal naik tajam sebelumnya turun kembali sekitar 20-30% di bawah harga normal beberapa bulan lalu. Hal ini berujung pada penurunan tajam kegiatan pembangunan dan pengoperasian pabrik pencampuran beton.”

Penghancuran terowongan juga memicu krisis bahan bakar yang parah. Di tengah semua situasi ini, ‘israel’ menyebarkan berita bohong tentang situasi Gaza. Agustus kemarin, militer ‘israel’ mempublikasikan foto sebuah mall mewah yang mereka klaim berada di Gaza. Padahal foto yang dipublikasikan itu adalah foto sebuah mall di Malaysia.

Serangan terhadap Nelayan

Berdasarkan perjanjian Oslo 1993, warga Palestina boleh melaut hingga 20 mil laut dari perairan Gaza. Namun ‘israel’ secara sepihak memotongnya menjadi hanya tiga mil laut. Sejak dicapai kesepakatan gencatan senjata setelah serangan ‘’israel’ di Gaza pada November 2012, ‘israel’ semakin gencar menyerang nelayan-nelayan Gaza.

Menurut data OCHA, “Jumlah pelanggaran sepanjang paruh pertama 2013 dalam hal pembatasan akses melaut yang ditetapkan angkatan laut ‘israel’, meningkat tajam dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (Juli-Desember 2012).”

Insiden tersebut, termasuk aksi penembakan yang naik dua kali lipat (95 kejadian, dibandingkan periode sebelumnya 43 insiden), penyerangan hingga melukai nelayan (lima nelayan tercatat terluka. Periode yang sama tahun sebelumnya tidak ada), perusakan dan penghancuran peralatan nelayan (paruh pertama 2013 ada 12 kejadian, periode sebelumnya hanya dua insiden).

Sementara itu, jumlah nelayan yang ditangkap pada paruh pertama 2013 mencapai 13 orang, turun dari periode sebelumnya yang sebanyak 42 orang. Insiden penyitaan kapal juga menurun menjadi tiga insiden dari sebelumnya tujuh kejadian.

Sementara jumlah insiden kapal yang dihancurkan tidak berbeda jauh dengan periode sebelumnya, yakni delapan insiden pada paruh pertama 2013 dan sembilan kejadian pada periode 2012.

Selain oleh ‘israel’, serangan terhadap para nelayan Gaza juga sekarang dilakukan oleh perahu-perahu bersenjata Mesir. Belum lama ini mereka menembaki kapal nelayan Palestina hingga melukai dua nelayan dan lima orang lainnya ditangkap. Ruang bagi warga Palestina di Gaza untuk mencari mata pencaharian di laut atau pun di daratan sekarang semakin sempit.

Gaza Tak Rugikan Mesir

Rakyat Palestina di Gaza merasa berada di bawah tekanan. Seorang mahasiswa di Gaza, Asem Alnabej menulis di dalam akun Twitter-nya, “Pada masa pemerintahan Mubarak, ‘israel’ mengumumkan perang di Gaza dari jantung kota Kairo. Tapi sekarang ‘israel’ tidak perlu lagi membawa perang baru. Militer Mesir sudah melakukannya.”

Alnabeh mengacu pada ancaman kekerasan yang dilontarkan menteri luar negeri ‘israel’, Tzipi Livni saat berkunjung ke Kairo beberapa hari sebelum ‘israel’ menyerang Gaza pada Desember 2008-Januari 2009 hingga menewaskan 1.400 orang.

“Gaza tidak pernah sehari pun merugikan Mesir,” ujar Alnabeh. Ia menambahkan, “Kami rela mati untuk kepentingan kalian. Kami mendukung revolusi kalian dan tidak pernah menembaki kalian. Sekarang, kenapa kalian bekerja sama dengan penjajah ‘israel’ untuk melawan Gaza?”* (MR/ Electronic Intifada | Sahabat Al-Aqsha)

By Admin | Senin, 02 September 2013 | Posted in | With 0 comments

Diapresiasi, Bupati Bogor Larang Penggunaan Sentul Convention Center untuk Acara Miss World

BOGOR (SALAM-ONLINE): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melarang penggunaan SICC (Sentul International Convention Center) di wilayah Sentul Kabupaten Bogor, sebagai tempat puncak acara penyelenggaraan Miss World 2013.

”Alhamdulillah, Bupati Bogor tidak akan pernah mengizinkan (SICC) sebagai tempat puncak acara Miss World,” ungkap ulama asal Bogor Prof Dr Didin Hafidhuddin, MSc seperti dikutip Republika, Senin (2/9/2013).

Menurut kiai Didin, sehubungan dengan berita yang menyebutkan puncak acara Miss World September ini akan diadakan di SICC Sentul, ia memohon kepada Bupati Bogor Rachmat Yasin agar tidak mengizinkan puncak acara Miss World digelar di SICC karena perhelatan tersebut merusak moral dan bangsa.

Kai Didin yang juga Guru Besar Institit Pertanian Bogor (IPB) itu mengajak para ulama dan tokoh Islam untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai musibah agama dan akhlak.

Ia mengapresiasi sikap Bupati Bogor tersebut. ”Kami mengapreasiasi kepada Bupati Bogor bersama MUI Kabupaten Bogor dan juga para tokoh umat dan pimpinan majelis taklim se-Kabupaten Bogor yang berusaha menolak diadakan Miss World di daerah Kabupaten Bogor,” ungkap kiai Didin penuh syukur.

Kiai Didin berharap, mudah-mudahan sikap Bupati Bogor itu bisa diikuti pejabat lainnya karena masalah ini adalah masalah besar, berkaitan dengan moral dan bangsa.

”Kita semua wajib menjaga moral dan akhlak bangsa di negara yang berasaskan Ketuhanan Yang Maha Esa. Kita jaga dari intervensi pemikiran dan kegiatan yang merusak moral,” jelasnya.

Dalam pandangan Kiai Didin, Miss World, sama sekali tidak ada manfaatnya dilihat dari sudut apa pun. ”Kita harus menjaga martabat kaum perempuan dari kegiatan-kegiatan yang merusak diri mereka sendiri,” jelasnya.

Apresiasi terhadap sikap Bupati Bogor juga diungkapkan Ustadz Hasan Basri Tanjung, MA, Ketua Yayasan Dinamika Umat dan dosen Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor.

”Negara akan kuat, jika umara mau mendengar atau meminta nasihat ulama. Syukur alhamdulillah, Bupati Bogor masih mendengar nasihat ulama yang diwakili Prof Dr KH Didin Hafidhuddin, MSc,” ujarnya kepada Republika, Senin (2/9).

Ustadz Hasan Basri Tanjung, MA mendoakan Bupati Bogor Rachmat Yasin untuk istiqomah. ”Semoga beliau konsisten dan kuat jika ada tekanan. Sebenarnya, bola panas ini ada di umara. Jika berani, seperti Pak Bupati Bogor Rachmat Yasin, beres urusan,” jelas Ustaz Hasan Basri Tanjung.

Berbagai daya dan upaya termasuk kekuatan massa, sambung dai asal Sumatera Utara ini, harus digunakan untuk menolak penyelenggaraan Miss World, dengan harapan tidak terjadi anarkis apalagi jatuh korban.
sentul international convention center-bogor-jpeg.image

Hasan menilai, terlalu kecil efek sosial budaya untuk kemajuan negeri ini dari ajang maksiat dibanding dengan dampak buruk yang ditimbulkan. ”Semakin hancurlah moralitas generasi muda bangsa ini, karena legitimasi oleh pemerintah lewat umbar aurat,” jelasnya mengingatkan. (ROL)

- See more at: http://salam-online.com/2013/09/diapresiasi-bupati-bogor-larang-penggunaan-sentul-convention-center-untuk-acara-miss-world.html#sthash.Y5XYC1W2.dpuf

By Admin | Jumat, 30 Agustus 2013 | Posted in | With 0 comments


Seekor sapi membuat penampilan kejutan dalam buletin berita TV Turki sebagai bagian dari aksi diam dunia terhadap kekerasan di Suriah dan Mesir. Demikian dilaporkan Todays Zaman, 28 Agustus 2013.

Pembawa acara “mewawancarai” sapi itu selama program berlangsung, memintanya pendapat pada sikap diam dunia terhadap situasi di Suriah dan Mesir.

“Kemanusiaan tetap diam pada pembantaian. Kami adalah sapi. Kami tidak menangis, tapi manusia bisa menangis,” koresponden menerjemahkan apa yang dikatakan si sapi. Dia kemudian menyatakan bahwa bahkan sapi memiliki sesuatu untuk dikatakan mengenai kekerasan di Mesir dan Suriah.

Selama acara, wartawan juga menyebutkan tentang air mata yang ditumpahkan oleh Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan selama program TV pekan lalu ketika surat yang ditulis oleh pemimpin senior  Ikhwanul Muslimin, Muhammad Al Baltaji, kepada putrinya, yang dibunuh oleh pasukan keamanan Mesir di pembantaian Kairo pada 14 Agustus yang dibacakan dalam sebuah video di akhir program.

“Mereka menangis sebagai seorang ayah, bukan perdana menteri,” kata wartawan itu, menambahkan bahwa ia melihat bahwa air mata Erdogan adalah ketulusan.

Pepatah Turki mengatakan melihat sesuatu tanpa reaksi, seperti pandangan sapi . Coba lihat betul-cata cara sapi melihat dan merenung, tanpa reaksi dan kaku. TV ini mencoba menyampaikan kepada seluruh ummat bahwa orang yang hanya melihat pembunuhan, kekejaman dan kezaliman tanpa ada sedikitpun reaksi adalah seperti sapi.

Erdogan mengatakan untuk bersimpati kita hanya perlu jadi manusia. Jika, kita tak mampu mengirim jasad, kirimkan saja doa.




sumber : http://news.fimadani.com/read/2013/08/30/sindir-diamnya-dunia-atas-mesir-dan-suriah-tv-turki-wawancarai-sapi-di-studio-siaran/

By Admin | Rabu, 28 Agustus 2013 | Posted in | With 0 comments


Ir. Hatim Azzam, salah seorang pimpinan Koalisi Anti Kudeta menyebutkan bahwa tanggal 30 Agustus mendatang akan tercatat dalam sejarah Mesir. Hari Jumat depan akan menjadi sesuatu yang berbeda dalam menentang kudeta militer di Mesir.
Hal itu beliau sebutkan dalam dialog di televisi Aljazeera Mubsher Senin, 26 Agustus kemarin. Lebih lanjut beliau menyebutkan, “Kalau memang semua demonstran berasal dari Ikhwan, seharusnya setelah semua pimpinan Ikhwan ditangkap tidak ada lagi demonstrasi di jalan-jalan Mesir. Masih adanya demonstrasi hari-hari ini menunjukkan bahwa yang berdemo bukan Ikhwan, tapi rakyat Mesir secara umum.”
Tentang aksi penangkapan kepada para aktifis, beliau menyebutkan, penguasa kudeta telah melakukan aksi penangkapan besar-besaran. Jumlah yang ditangkap hingga saat ini lebih dari 10 ribu orang. Ada rumor mengatakan bahwa para tahanan yang meninggal dunia di dalam mobil tahanan, dibunuh karena tidak ada lagi tempat bagi mereka di penjara.
Selain itu, kondisi ekonomi Mesir sudah semakin parah. Beliau menuturkan, tindakan penguasa saat ini sangat membahayakan Mesir, bahkan untuk jangka panjang. Hal inilah yang bisa dipahami dari dikuranginya “jam malam”, karena satu jam saja bisa mengakibatkan kerugian satu milyar pounds. Sedangkan Saudi dan Emirates takkan bisa selamanya mengucurkan dananya ke Mesir. (msa/dkw)
 Redaktur: moh sofwan

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/08/28/38623/tanggal-30-agustus-mendatang-hari-bersejarah-bagi-mesir/#ixzz2dK0rpzyc 

By Admin | Rabu, 21 Agustus 2013 | Posted in | With 0 comments

Salma, Senin, 19 Agustus 2013. Jam menunjukkan pukul 12.15 waktu kota Salma, Suriah. Sejak subuh tadi, suasana kota Salma cenderung agak tenang daripada hari-hari sebelumnya. Meskipun sesekali terdengar ledakan-ledakan beberapa kali.

Di saat kami, Tim 8 Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI) berada di klinik untuk melayani pasien yang datang, tiba-tiba kami dipanggil oleh dokter Rami selaku kepala Rumah Sakit Lapangan (RSL) Salma.

“…Saudaraku, mengingat meningkatnya serangan-serangan yang dilancarkan oleh pasukan rezim baik melalui udara dan darat, ditambah lagi terdengar kabar bahwa pasukan rezim yang bekerjasama dengan milisi Hizbullaat dan pasukan Iran akan berupaya keras membombardir kota Salma. Maka kami berinisiatif untuk memindahkan kalian semua ke daerah yang lebih aman. Saya berharap kalian bisa mengambil keputusan yang lebih bermaslahat untuk misi dan tugas kalian…,” ungkap dokter Rami kepada kami.

Sesaat kami diberikan waktu untuk bermusyawarah. Setelah mendengarkan ulasan dan usulan dari rekan-rekan tim terkait kondisi terkini kota Salma, maka kami pun mengambil keputusan untuk mengikuti arahan dari dokter Rami selaku kepala RSL Salma. Meskipun sebenarnya, kami masih ingin tetap mendampingi pimpinan RSL dan relawan medis lainnya hingga selesainya masa tugas kami.

Rasa haru dan sedih meliputi para relawan ketika kami harus berpamitan untuk berpisah dari mereka. Tidak terasa selama 19 hari kami berinteraksi dengan relawan lain di RSL Salma membuat diri kami serasa di rumah sendiri. Ditambah lagi dengan semangat ukhuwah Islamiyah yang nampak dari mereka, menjadi obat tersendiri dalam mengobati rasa rindu terhadap keluarga kami. Hasrat hati kami ingin menemani mereka hingga akhir masa tugas selama satu bulan ternyata harus berakhir di sini.

Ketika tatapan sedih terlihat dari raut wajah kami, dokter Rami mencoba menghibur kami. “…Saudaraku, tenanglah…janganlah bersedih… kalian belum meninggalkan Suriah… kita hanya berpindah tempat saja untuk menjalankan misi kemanusiaan lain….” Hati kami pun agak sedikit terhibur, namun kesedihan untuk berpisah tetap saja menggelayut di benak sanubari kami. Kami sekuat tenaga menahan tangis haru kami, dan sesekali kami pun memaksakan diri untuk selalu tersenyum ketika berpamitan.

“…Doa kami untuk kalian wahai saudaraku seiman…semoga kalian selamat sampai di Indonesia… jangan lupa sampaikan salam kami untuk seluruh tim HASI dan Syam di Indonesia…dan jazakumullah khairan untuk kaum Muslimin di Indonesia,” seru salah seorang relawan medis Suriah.

Sebuah mobil ambulans pun sudah disiapkan. Dokter Rami dan kru RSL Salma meminta kami untuk menaiki mobil tersebut. Muhammad, rekan kami yang berasal dari kota Jablah langsung mengantarkan kami seraya mengangkut tas-tas ransel kami.

“Sungguh perpisahan ini teramat berat daripada pertemuannya… aku mencintai kalian karena Allah… mohon maaf jika hari ini bisa jadi hari terakhir kita bertemu… Allah Maha tahu kapan umur kita akan habis… kita juga tidak tahu apakah kami mendapati mati syahid terlebih dahulu atau tidak… semoga Allah mempertemukan kita kembali di Firdaus-Nya…,” demikian ungkapan perpisahan dari Muhammad, membuat hati kami semakin bergemuruh.

Tak lama kemudian, deru mesin mobil dinyalakan oleh Abu Usamah yang bertindak menyupiri kami. Selasa (20/8/2013) pukul 01.20 dini hari waktu setempat kami bertolak meninggalkan RSL Salma. Mobil yang membawa kami melaju dengan kecepatan tinggi dengan mematikan lampu jalan menembus kegelapan malam. Sengaja lampu mobil dimatikan demi menghindari lemparan-lemparan roket yang ditembakkan. Kami pun belum diberitahu ke mana kami dibawa pergi.

Setelah menempuh perjalanan malam yang menegangkan selama kurang lebih satu jam, akhirnya kami sampai pada suatu desa. Sejenak kami masih bertanya-tanya daerah mana yang kita singgahi. Sesaat kemudian kami dipersilakan turun dari mobil oleh kru ambulans. Abu Fuad selaku pendamping setia kami memberitahukan bahwa kita sudah sampai di sebuah desa yang bernama ‘Ainul Baidloh. Sebuah desa yang sangat berdekatan dengan perbatasan Suriah-Turki.

“… Insya Allah, kalian nanti berada di rumah Abu Zaki selama 5 hari…,” demikian penjelasan dokter Rami. Abu Zaki adalah salah satu dari pejuang Lattakia yang hijrah ke desa Ainul Baidloh bersama keluarganya. Di rumah ini kami tinggal untuk sementara waktu sembari menghabiskan sisa waktu tugas kami.

Selama di desa ini, kami dijanjikan untuk mengadakan kerja sama dengan Rumah Sakit Lapangan Ainul Baidloh di bawah pimpinan dokter Sari selaku teman dan sahabat karib dari dokter Rami.

Ya Rabb, jagalah saudara-saudara para relawan medis di RSL Salma dan para pejuang Suriah, karena Engkau adalah sebaik-baik Penjaga. (Abu Harits/Tim 8 HASI)

sumber : http://islampos.com/ucapan-haru-dokter-suriah-untuk-relawan-indonesia-74928/